Surat Dari Masa Depan

Halo diri saya! Ini saya dari tahun 2043.

Saya punya berita bagus. Di tahun 2043 kamu masih hidup.

Berita buruknya, kamu miskin, kurus, tua, penyakitan dan hidup sendirian. Sendirian…

Mungkin surat ini satu-satunya cara agar kamu bisa hidup layak di tahun-tahun mendatang.

Suatu keajaiban jika surat ini bisa sampai di tangan kamu. Saya menitipkan surat ini lewat teman kita yang bekerja di CERN. Jika kamu belum tahu, CERN adalah pusat penelitian nuklir di Eropa. Dari laboratariumnya, teman kita singgah ke masa lalu sambil mampir mengantarkan surat ini ke kosanmu di daerah Mampang. Ini sudah kali kedua dia bertamasnya ke masa lalu. Sekadar info, hanya segelintir orang-orang elit yang berhak menggunakan mesin waktu. Sampai tahun 2043, jumlahnya baru ada tiga. Sisanya ada di MIT dan Universitas Oxford. Kamu sangat beruntung punya teman seperti dia.

Tahukah kamu, saat pertama kali teman kita ke masa lalu dan kembali di tahun 2041, masa depan sama sekali tidak berubah. Teori yang mengatakan sejarah bisa berubah itu tidak benar. Waktu ternyata seperti sungai yang aliran airnya bercabang-cabang sampai ke hilir kemudian bertemu di muara yang sama. Mungkin yang teman kita ubah adalah sejarah kamu, bukan sejarah saya. Agak mengecewakan, tapi setidaknya surat ini mungkin bisa menyelamatkan diri saya di aliran sungai lain yang itu berarti adalah kamu.

Agar kamu percaya, saya akan menceritakan kejadian yang akan terjadi dua bulan dari sekarang. Perempuan yang kita kenal di Tinder akan menjadi istri saya (kamu belum tentu). Entah kenapa dia tiba-tiba mengajak kita menonton film Avenger: Infinity War di Margonda City. Mungkin obrolan di Tinder cukup menyenangkan sampai-sampai perempuan itu khilaf mau mengajak kita berkencan. Tidak akan ada percakapan setelah film selesai.

Hingga akhirnya, 5 Juli 2018 pukul 7:30:57 pagi, dia menyatakan perasaannya lewat pesan singkat di Telegram (bukan Whatsapp).

Mungkin hanya itu saja “ramalan astrofisis” untuk kamu. Berikutnya, saya agak sedikit berkhotbah. Ini semata-mata demi kebaikan kamu.

Saya memang agak skeptis kalau kamu akan berhasil, tapi cobalah pikirkan baik-baik nasihat yang akan saya jabarkan setelah paragraf ini. Saya tidak ambil pusing jika kamu tidak percaya kalau tulisan ini dari masa depan, tapi camkan nasihat saya. Saya mohon dengan sangat!

Wahai diri saya di aliran sungai lain, kebiasaan-kebiasaan buruk yang rutin kita lakukan ternyata telah terpatri sampai ke sumsum tulang. Sangat sulit diubah oleh kamu di posisi saya sekarang.

1. Berhentilah Masturbasi

Masturbasi adalah narkotika bagi kamu. Ini yang menyebabkan saya impoten di usia 28 tahun yang bukan tidak mungkin akan terjadi pada kamu 2 tahun dari sekarang. Orang tolol mana yang dengan sengaja jatuh di lubang yang sama berkali-kali? Sudah berapa kali kamu memutuskan berhenti masturbasi kemudian melakukannya lagi? Janji-janji yang kita umbar terdengar seperti bunyi suara kentut. Omong kosong yang sangat menjijikkan! Berhentilah jika kamu tidak ingin mati sendiri. Kamu ingin punya keturunan, bukan? Ini memang pantas menjadi nasihat nomor satu!

2. Berhentilah Panjang Angan-angan

Kamu sering melamun dan mamainkan adegan-adegan di kepalamu. Itu benar-benar menghabiskan waktu. Coba isi hari-harimu dengan kegiatan yang berfaedah! Insyaallah kamu bisa mapan di usia senja. Maaf, saya tidak bisa menjamin masa depan kamu tidak seburuk saya. Belajarlah, belajarlah, demi masa depanmu sendiri!

3. Jangan Rendah Diri

Kamu malu dengan tubuh kurusmu dan selalu memakai sweter. Ini tidak baik karena yang terpenting adalah kamu merasa nyaman dari dalam. Penampilan luar tidak terlalu signifikan untuk jangka panjang. Perempuan baik akan menikahi karakter kamu, bukan penampilan kamu. Lihat, istri saya yang sedang kamu dekati lewat Tinder tidak bisa dibilang jelek, bukan? Dia menyukai karakter kamu!

4. Berhentilah Menipu Diri

Jika kamu mau jujur, sebenarnya kamu tidak sedisiplin, seberani, sejujur, seasli, sepintar, seidealis yang kamu pikir. Sudahlah, mereka mungkin tertipu, tapi kamu sendiri yang merasakan ketidaknyamanan dari semua itu. Berhentilah wahai calon gelandangan di masa depan!

5. Sisihkan Harta Bagi Yang Membutuhkan

Kamu boleh menjadi bajingan tapi cobalah sisihkan sedikit uang halal untuk mereka. Mereka lebih susah hidupnya. Kamu akan sadar jika kamu sudah menjadi bagian dari mereka.

6. Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Cobalah serius di satu bidang saja. Kamu miskin di usia 30 tahun karena wawasan kamu luas tapi tidak ada yang mendalam. Jadilah manusia yang wawasannya seperti huruf “T”. Berwawasan luas tapi punya fokus di satu bidang yang merupakan aset atau bisa disebut juga sebagai “carrier capital”. “Carrier capital” adalah semacam kemampuan unik yang dimiliki setiap karakter di permainan Mobile Legend yang membuat permainan menyenangkan. Dari situlah nafkah kamu terpenuhi lahir dan batin.

7. Jangan Banyak Bicara

Lihatlah diri kamu. Banyak bicara, tapi tidak berkembang. Kamu bukan politisi, jadi belajarlah dengan giat! Dasar sampah!

8. Jangan Takut

Jangan takut karena ketakutan hanya akan memperkecil probabilitas kesuksesan kamu di masa depan. Jangan takut, tapi jangan juga lengah. Sesungguhnya orang-orang di masa lalu melintasi samudra dan menentukan nasibnya sendiri hingga mereka berhasil menemukan benua Amerika. Perempuan dan anak kecil boleh saja ceroboh dan lengah, tapi laki-laki tidak. Kamu adalah kapten dari nasibmu dan tuan dari jiwamu sendiri.

Mungkin hanya 8 nasihat saja bisa saya jabarkan. Sebenarnya, ada ribuan nasihat yang harus saya sumpal ke otak kamu yang bebal, tapi saya percaya kamu bisa. Dan lagi, ribuan nasihat itu cukup membosankan untuk secarik surat yang ditulis di masa depan.

Sampaikan salam kepada Bapak dan Mamah. Jaga mereka baik-baik. Jangan lupa kakak-kakak kita. Saya bisa hidup sampai saat ini karena bantuan keponakan-keponakan. Aset terbesar kamu bukan emas atau mata uang kripto yang nilainya merosot sampai ke angka 0 di tahun 2030, tapi keluarga kita.

Bercak lingkaran berwarna abu-abu adalah air mata saya yang bercampur dengan tinta. Selamat berjuang wahai diriku di cabang sungai yang lain. Jika kamu punya uang banyak, kamu bisa berkunjung ke tahun 2043 di tahun 2030. Di tahun itu, untuk pertama kalinya model awal mesin waktu berhasil dipatenkan di Rusia. Siapa tahu kamu akan menciptakan cabang sungai baru di masa depan. Semoga kamu berhasil!

Salam dari Muhammad D. Ramadhan yang gagal.

loading